Bahas Buku "Aku, Meps dan Beps"

Aku, Meps, dan Beps- ditulis oleh Soca Sobhita & Reda Gaudiamo. Digambari oleh Cecillia Hidayat

Sudah lama aku mau ngasih sedikit ulasan aku mengenai buku pertama yang aku beli di tahun 2021.

Yups, judulnya seperti yang ada di atas.




Buku ini sesuai dengan ekspetasi aku ketika beli, ringkas, hiburan dan bukan bacaan yang berat. Dan hasilnya memang benar.

Buku ini, menceritakan diary alias keseharian dengan sudut pandang tokoh utama yaitu, Aku. Dan Meps itu sebutan untuk Ibunya, begitu juga Beps sebutan untuk sang Ayah.

Namanya juga diary yahh pasti memang bentuk seperti curahan hati, penggambaran ciri-ciri tokoh tambahan. Dan bentuk tanda tanya isi hati kita sendiri. 

Aku sendiri cukup terhibur sama bacaan ini, karena memang lagi butuh hiburan pasca selesai nulis perskripsian 😂 *tapi revisi masih terus berlanjut haha. Skippppp

Jadi yaa cukup menghibur, karena tokoh Aku (sang anak) ini membawa pembaca seperti menyaksikan langsung interaksi dan perdebetan mereka, dan ini cukup menggelitik hehe. Oh yaa buku ini ternyata memang ide-ide dari Soca (nama asli sang anak, selaku tokoh Aku) yang sejak kecil terbiasa mengutarakan isi kepala dan hatinya kepada orang tuanya, dia juga yang memulai panggilan Meps dan Beps. Bahkan orang tua nya sendiri tidak tahu haha, lucu bukan.


Dalam buku "Aku, Meps, dan Beps", berisikan tulisan layaknya diary (tapi ini diketik) :D dan menariknya ada ilustrasi hampir di setiap halaman. Buku ini juga cukup diminati terlihat dari beberapa kali penerbit POST Press menerbitkannya, mulai dari cetakan pertama yaitu 2016 sampai cetakan ketujuh tahun 2020. Waww amazing, kan.


Isi ceritanya sih sampai 89 halaman, sangat sedikit. Sangat cocok untuk hiburan atau bacaan buku anak-anak, siapa tau anak-anak jadi terinspirasi dari model bacaan buku ini.


Yupss, sekian bahasan buku berjudul Aku, Meps, dan Beps. Semoga bisa jadi referensi buat yang mau tau sedikit isi cerita isi buku ini. Terima kasih 

Comments