The Red-Haired Woman (Wanita Berambut Merah) karya Orhan Pamuk

Orhan Pamuk - The Red Hair Woman-

Salam teman-teman semua.
Hari ini langsung saja aku mau sedikit memberikan ringkasan/sinopsis mengenai novel karya sastrawan dari Turki yaitu Orhan Pamuk dengan judulnya Wanita Berambut Merah



Orhan sendiri adalah salah satu sastrawan Turki yang sangat terkenal karena beberapa karyanya. Ia mendapat apresiasi oleh masyarakat luas dan menjadi pemenang nobel sastra pasa masanya.

*Mengingat nama Orhan saya jadi teringat akan sultan Utsmani anak dari Usman Ghazi. Yup, mungkin bisa jadi penamaan Orhan di Turki menjadi motivasi orang tua agar sang anak menjadi orang hebat seperti Sultan.


Jadi dalam buku ini, dikisahkan seorang anak yang menjalani hidup untuk menjadi tukang gali sumur untuk membiayai pendidikan sekolahnya. Namanya Cem, ia hidup di Kota Gebze dan pergi ikut bersama Tuan Mahmut ke Ongoren untuk bekerja bersamanya. Dan menjadikan Tuan Mahmut layaknya ayah bagi dirinya. Karena Cem ditinggal ayahnya yang entah hilang kemana, maka dirinya seperti membutuhkan sosok sang Ayah sebagai pelindung dan juga panutan hidupnya.
Kemudian ia bertemu dengan seorang wanita berambut merah dimana ia adalah seorang pemeran dalam teater. Saat itu Cem sempat bertemu pandangan dengan wanita tersebut yang bernama Gulcihem. Saat itu juga Cem langsung menyukainya atas dasar pandangan pertama. Katanya matanya sangat teduh dan indah ia merasa tenang. (Huhu teduh kayak yang punya blog ini dong hehe)


Sejak kejadian itu, Cem mencari-cari wanita berambut merah ketika waktu istirahat bekerjanya. Singkat cerita Cem tidur dengan Gulcihem yang diketahui bahwa dirinya sudah mempunyai suami yang bernama Turgay. Namun, ternyata Gulcihem juga menyukai Cem sejak awal. Padahal umur mereka jauh berbeda, sekitar 17 tahun lebih tua dari umur Cem yang saat itu baru berumur 16 tahun. (Wow, ini bukan mamuda lagi sih)

Singkat cerita dalam keadaan sebagai tukang gali sumur Cem sempat merasakan letih dan cukup kesal, karena saat itu air tidak juga keluar dan Tuan Mahmut terus semangat untuk menggalinya. Bahkan seseorang yang punya tanah tersebut turut menghentikan kerjaannya karena tidak yakin air akan keluar dari tanah itu. Tapi Tuan Mahmut tetap kekeuh dan tidak menyerah. Cem disitu sudah merasa putus asa bahkan lebih letih karena harus bekerja ekstra untuk menemukan air dengan waktu yang ditentukan sang pemilik tanah. Saat itu Cem kebagian diatas sumur untuk mengangkat Tuan Mahmut dan Tuan Mahmut sendiri berada di bawah untuk menggali tanah. Namun terjadi kecelakaan saat Tuan Mahmut hendak keluar dari sumur ia terjatuh. Cem ketakutan karena takut melihat Tuan Mahmut meninggal ia pergi dan kembali ke Gebze.

Singkat cerita Cem sudah sukses karena berhasil menyelesaikan studinya di Fakultas Teknik Istanbul. Cem menikah dengan Ayse.
Saat diketahui Cem sukses dan tampil di beberapa tv dalam iklan. Tidak lama datang surat dari anaknya yang bernama Enver hasil dari tidurnya bersama Gulcihem (wanita berambut merah). Diperlihatkan bahwa Enver membenci ayahnya karena seperti pengecut, ia meninggalkan Tuan Mahmut saat di sumur begitu juga ia tidak tahu bahwa Gulcihem telah hamil anaknya Cem.


Dalam cerita novel tersebut akhir dari cerita nya, diketahui bahwa Gulcihem adalah kekasih ayah Cem yang sempat berhubungan tersembunyi karena ayah Cem terlibat gerakan kiri. Cem sempat kaget saat mendengar pernyataan tersebut. Gulcihem tertarik dengan Cem karena di awal ia melihat Cem mirip dengan kekasihnya yang pergi meninggalkannya dan sudah menikahi wanita lain bahkan memiliki anak di Gebze, diketahui bahwa kekasihnya itu adalah ayahnya Cem. Akhirnya Gulcihem menikah dengan lelaki lain yang awalnya kakak dari Turgay kemudian dibunuh, dan ia dinikahkan oleh adik dari mediang suaminya yaitu Turgay.




Nah itu sedikit mengenai sinopsis ceritanya. Jadi sekarang pindah ke hal lain dari sisi pengarangnya. Gak sabar nih hehe
Jadi, menurut aku Orhan ini wajar kalau pernah diapresisasi sebagai sastrawan pemenang Nobel karena isi ceritanya yang gak kebayang difikiran. Ia memasukan unsur cerita karya sastra di zaman dahulu ke dalam model cerita yang ia bangun dalam novel. Contohnya, dalam novel tersebut Orhan berkali2 memasukan cerita yang disukai Cem yaitu model cerita karya sastra pada zaman yunani dulu yaitu Oedipus Sang Raja, dalam cerita tersebut seorang Raja yang memiliki anak dan diramalkan akan menikahi ibunya sendiri. Hal ini membuat khawatir sang Raja dan raja mengirimnya ke hutan, singkat cerita Oedipus hidup kembali dan menjadi orang yang kuat dimana ia tidak sadar memerangi ayahnya sendiri dan menjadikan musuhnya, ia diangkat menjadi Raja dan menikah dengan ibunya. Singkat cerita ia tahu bahwa yang ia bunuh adalah ayahnya ia mengakui penyesalannya dan mencongkel matanya sendiri. Cerita ini membuat Cem tertarik dan selalu mengingat isi cerita Oedipus Sang Raja

Ditambah, ada model cerita yang hampir mirip dengan Oedipus yaitu karya Ferdowsi dengan kisahnya yang bernama Shamnameh kisah seorang Raja Shohrab dan Rostam yang saling membunuh karena ketidaktahuan mereka. Namun dalam cerita ini sang Ayah yang membunuh sang Anak.


Di akhir cerita Cem sempat menjadi kebingungan saat istrinya Ayse mengatakan bahwa Cem akan memiliki akhir cerita dengan kisah cerita yang disukainya. Saat Enver mengajaknya ke sumur penggalian Cem saat bersama Tuan Mahmut, model cerita seorang Oedipus lah yang menjadi akhir dari novel karya Orhan. Dimana Enver membunuh Ayahnya Cem secara tidak sengaja.



Itu dia sedikit cerita yang saya pahami dari novel The Red-Haired Woman karya Orhan Pamuk. Ini pertama kalinya saya membaca karya dari Turki. Karena di beberapa sosial media ada yang men-share bahwa Orhan sastrawan terbaik di Turki dengan karyanya yang keren gak ada habisnya. Dari namanya saja membuat saya ingin membaca karyanya, ternyata ekspetasi saya nyata. Bahwa karya Orhan memang keren.
Dalam kisah Oedipus Sang Raja saya turut mengingat teori sastra yang dikenal dengan Piskologi Oedipus. Ternyata memang benar dari teori Oedipus memang muncul dari kisah Oedipus Sang Raja yang berasal dari Yunani atau istilah sekarangnya Oedipis Rex.


Mungkin sekian isi dari rangkuman cerita novel yang saya baca, semoga bermanfaat dan terima kasih sudah membaca;)
Luv

Comments

  1. Bener banget ini tuh vesri eodipus terbaru dari yang pernah ada yang Orhan Pamuk tulis, menunggu review novel lainnya nih ^^

    ReplyDelete

Post a Comment