dialog serabutan



waktu produktifku dirampas kemacetan

"gara-gara mobil nih, penyebab utama kemacetan" ucap sepeda motor
"motor, motor. enak banget nyalip gamau ngantri kalo lampu merah. maju-maju makan tempat. akses pejalan kaki aja lu ambil" ucap mobil


"angkot ya ngetem mulu, serampangan aja kalo jalan. di belakang kan macet" ucap motor dan mobil

"biar kata ojek online transport umum, tapi naik motornya sembarangan."


"Ya Allah, mau sehat aja ribet banget. akses saya diambil motor" kata pejalan kaki

"pantes aja macet, satu orang bawa satu mobil, udah gitu gak ada penumpangnya" 

"buset dah, bajaj main injek bae kaki gua, mau nyalip gatau diri banget" 

mau ngejemput rezeki di Indonesia, butuh tingkat kesabaran yang ekstra. prosesnya harus siap menghadapi kenyataan.

apa dan untuk siapa, transportasi diciptakan? menguntungkan atau merugikan?
atau pemerintah yang tidak tegas dalam membagi akses
atau masyarakat yang berkarakter egois




mereka aja punya motor, masa gua gak
mereka aja punya mobil, gua juga bisa dong
menjadi cita-cita masyarakat memiliki transportasi pribadi 

katanya untuk menciptakan lapangan pekerjaan, dan membantu masyarakat agar lebih mudah.
mudah dalam kemacetan 

saat ini, aku masih menjadi warga Indonesia dengan cita-cita dan masih saja berdialog tanpa jeda

Comments